Langsung ke konten utama

Postingan

Ujian Akhir Semester 6 Makul DKV - Proposal Logo

Postingan terbaru

Tugas DKV 4 - Hasil Resume live Instagram

Al Shadri R 17107030033 Dalam dunia periklanan, dunia kreatif tidak melulu soal ide-ide yang kreatif, fresh dan unik. Kreatif memang perlu, tapi bukan berarti segalanya harus "terkreatifkan". Justru penekanan selling lah yang lebih besar dari kreatif itu sendiri. Maka dari itu idealisme dalam ide kreatif jelas tidak masuk akal. Inti dari bisnis adalah segala yang dijual. Anggie Hutagalung mengungkapkan bahwa dalam perusahaan besar, dunia bisnis tidak hanya menekankan kepada hal kreatif, justru faktor bisnis lebih besar. Oleh karena itu kita bisa menciptakan "hal kreatif yang dijual". Lalu bagaimana proses kreatif ? Anggie menjelaskan ada beberapa proses kreatif tersebut, namun yang terpenting adalah kemauan untuk membuka wawasan, istilah nya adalah "serba tahu segala hal". Cukup tahu saja, tidak perlu mendalami. Misalnya haruss mengetahui topik hangat yang sedang trend, seperti virus corona, lockdown, atau isu ekonomi. Hal ini cukup mudah karena hanya...

Tugas DKV 3 - Mengkampanyekan Pencegahan Covid19 melalui Gambar Papercup

Yth Pak Rama, Berikut saya lampirkan foto tugas tentang menggambar di papercup : Gambar diatas memiliki makna bahwa dalam keadaan seperti saat ini, rumah bisa menjadi "perisai" bagi seseorang untuk melawan virus corona. Dengan menetap dirumah maka interaksi dengan orang lain akan berkurang, sehingga potensi tertular virus bisa ditekan. Indonesia saat ini masih banyak yang "ngeyel" untuk #dirumahaja dengan alasan yang bermacam-macam. Padahal kita hanya menahan diri sampai pandemi ini selesai. Lebih baik menahan diri dirumah beberapa bulan daripada tertahan di rumah karena sakit😊 INGIN SEHAT ? #DIRUMAHAJA YA Al Shadri R 17107030033

Tugas DKV 2 - Pemanfaatan Gelas sebagai Media dalam Menggambar

Assalamualaikum Yth Pak Rama, Berikut saya lampirkan foto gambar gelas saya Saya disini menggambar "panorama Merapi dan Merbabu" Berikut gambarnya Salam, Al Shadri R 17107030033

KULINER YOGYAKARTA DI UIN SUNAN KALIJAGA

               Bicara tentang kuliner, Yogyakarta adalah kota yang tiada habisnya. Aneka ragam pangan dan minuman tersedia disini. Kota Pelajar ini seakan menjadi gudang kulinernya Jawa. Tidak hanya kuliner tempatan saja seperti gudeg, bakpia, bakmi jowo, dan lain lain melainkan juga kuliner dari daerah lain seperti tahu gejrot, sega Lengko, pempek Palembang, dan lain sebagainya.            Keanekaragaman ini menjadi inspirasi bagi mahasiswa semester 5 program studi ilmu komunikasi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta untuk membuat sebuah pameran fotografi kecil-kecilan bertemakan Lokalitas Kuliner di Yogyakarta. Dengan dosen pembimbing Bapak Rama Kertamukti, M. Sn, para mahasiswa memamerkan foto kuliner Yogyakarta dengan metode EDFAT yang telah dipotret pada beberapa waktu sebelumnya. Pameran ini berlangsung selama 2 hari, mulai hari Selasa (29/10) hingga Rabu (30/10) dan bertempat di Lantai 1 gedung Fakultas Ilm...
Sleman (27/5) - Mahasiswa Ilmu Komunikasi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta angkatan 2017 telah menerbitkan sebuah karya berupa buku dengan judul "Gen Z Millenial Hybridasy".  Buku ini merupakan hasil dari pembelajaran mata kuliah Kajian Sosial Iklan yang diampu oleh dosen yaitu Bapak Rama Kertamukti.  Buku ini berisi tentang apa saja perilaku generasi Z dan millenial, seperti asmara, kecantikan, zaman online, dan lain-lain. Topik tersebut dibahas dengan metode mengaitkan teori-teori yang telah ada. Harapannya, semoga buku ini dapat bermanfaat, baik itu dari moril dan materiil. Demikian ujar Bapak Rama Kertamukti, Dosen mata kuliah Kajian Sosial Iklan.